Seniman Wonosobo Gelar Pameran Face to Face

Salah Satu Lukisan Yang Dipamerkan Foto : Firha
YOGYA (KRjogja.com) - Beberapa seniman asal Wonosobo yang tergabung dalam Komunitas Air Gunung mengelar pameran bertajuk Face To Face yang menampilkan pulahan karya lukisan. Pameran yang telah dibuka sejak tanggal 21 November dan akan berlangsung hingga 5 Desember 2009 mendatang. Karya-karya seniman Wonosobo ini jelas mengambil jalur representasional dan menghadapi karya-karya lukisan semacam itu penonton diajak untuk menyelami makna berdasarkan elemen-elemen yang muncul di kanvas lalu dihimbau untuk mencari acuan-acuan referensial yang umum.

"Yang patut dihargai dari para pelukis Wonosobo ini adalah pilihannya untuk menggunakan teknik representasional melalui cara kerja melukis realistik. Kita ingat bahwa dalam seni rupa atau seni visual secara umum lazim dikenal pembedaan antara jenis seni rupa representasional dengan seni rupa non-representasional. Seni rupa representasional lahir dari kemungkinan visual yang berkaitan dengan dunia yang nampak dan berada di luar diri si seniman, penampilan dari dunia eksterior sehingga pembacaan atasnya tak dapat dilepaskan dari bagaimana proses terbentuknya kenyataan yang ditampilkan tersebut," ujar Kurator pameran Peace Face to Face, Wicaksono Adi saat ditemui di Tujuh Bintang Art Space, Jalan Sukonandi No 7 Yogyakarta, Senin (23/11)

Read more

Peace | FaceToFace

Pesan pesan dunia yang masih damai seniman Wonosobo

Wajah Bill Gates dengan latar belakang yang digambar Ahmad Ghovir dalam judul "Gates On Grass".

Judul tulisan ini, ingin menunjukkan pameran seni kontemporer kelompok seniman Wonosobo yang sedang berpameran di ibukota seni rupa Indonesia, Yogyakarta. Sebanyak 19 seniman Wonosobo sejak 21 November-5 Desember 2009 memamerkan karya-karya lukisnya di Tujuh Bintang Art Space.

Seniman Wonosobo seperti ingin memperlihatkan sinyal-sinyal eksistensi berkesenian dalam tema “Peace/ Face To Face” kepada publik Yogyakarta. Apa yang mereka tampilkan dalam dua puluhan karya lukis yang mereka pamerkan ini, menunjukkan Wonosobo boleh saja menjadi daerah kecil tapi menyimpan potensi karya seni rupa yang tidak kalah dengan kota lain seperti “kota besar seni rupa”, Yogyakarta.
Read more

Pers Release Peace | FaceToFace

PEACE | FACETOFACE
Pameran Komunitas Air Gunung

Kurator :
Wicaksono Adi
Pembukaan :
Sabtu, 21 Nopember 2009 pukul 19:30
Dibuka Oleh :
Syakieb A. Sungkar
Tempat :
Tujuh Bintang Art Space
Jl. Sukonandi 7 Yogyakarta 55166
Musik :
Rames Band & Primitive Democration
Performance :
Fashion Show “Batik Kembang Keli”
Batik Kertek Wonosobo
Karya Yohanes Wiera
Pameran :
Tanggal 21 Nopember – 5 Desember 2009 - pukul 10:00 – 20:00 WIB
------------------------------------------------------------------------------------------

Yang patut dihargai dari para pelukis Wonosobo ini adalah pilihannya untuk menggunakan teknik representasional melalui cara kerja melukis realistik. Kita ingat bahwa dalam seni rupa atau seni visual secara umum lazim dikenal pembedaan antara jenis seni rupa representasional dengan seni rupa non-representasional. Seni rupa representasional lahir dari kemungkinan visual yang berkaitan dengan dunia yang nampak dan berada di luar diri si seniman, penampilan dari dunia eksterior sehingga pembacaan atasnya tak dapat dilepaskan dari bagaimana proses terbentuknya kenyataan yang ditampilkan tersebut. Yaitu suatu karya artistik di mana proses pemaknaannya masih dapat dikaitkan secara langsung maupun tidak langsung dengan sesuatu yang kurang lebih “objektif” - sekalipun kenyataan “objektif” tersebut telah mengalami deformasi - tapi ia masih dapat diidentifikasi dengan dunia eksterior. Gampangnya, seni rupa representasional adalah suatu seni yang memiliki “objek”, seperti gambar dari hasil bidikan kamera yang memotret sasaran sasaran tertentu di luar dirinya. Ia dapat membidik dan merefleksikan apa saja kecuali dirinya sendiri.

Read more
 

Tujuh Bintang Blog Design by Insight © 2009